DNS (Domain Name Server)

Posted: February 16, 2011 in Ilmu Komputer

DNS (Domain Name Server) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang alamat IP, nama host ataupun nama domain dalam bentuk distributed Database didalam jaringan komputer seperti contohnya pada internet. DNS menyimpan alamat IP (Internet Protocol) untuk setiap nama host ataupun nama domain.  Didalam jaringan komputer seperti internet, DNS memegang peranan yang cukup penting dalam mengerjakan tugas sebagai pengalamatan suatu alamat IP, dikarenakan kita sebagai manusia dan juga saya sebagai pengguna internet tentunya lebih memilih mengingat nama suatu domain ketimbang mengingat suatu alamat IP dalam melakukan surfing. DNS dapat dicontohkan layaknya sebuah phonebook pada handphone yang kita miliki, dimana tersimpan data nomor telpon yang kita simpan dengan sebuah nama untuk memudahkan pencarian. Contoh, jika saya akan melakukan browsing ke alamat IP 203.190.242.69 pada suatu web browser dimana alamat IP tersebut merupakan alamat IP yang terdaftar untuk sebuah domain detik.com. Dalam hal ini DNS lah yang bertugas untuk mengalamatkan IP 203.190.242.69 ke domain detik.com.

Jenis-jenis informasi yang tersimpan dalam DNS :

  • NS record memetakan sebuah nama domain ke dalam satu daftar dari server DNS untuk domain tersebut.
  • MX record memetakan sebuah nama domain ke dalam daftar mail exchange server untuk domain tersebut.
  • A record memetakan sebuah nama host ke alamat IP 32-bit yaitu IPv4.
  • AAAA record memetakan sebuah nama host ke alamat IP 128-bit yaitu IPv6.
  • CNAME record membuat alias untuk nama domain. Domain yang di-alias-kan memiliki seluruh subdomain dan rekod DNS seperti aslinya.
  • SOA record (Start of Authority) mengacu server DNS yang mengediakan otorisasi informasi tentang sebuah domain Internet.

Penjelasan singkat mengenai nama suatu domain (contoh: http://www.detik.com) :

  1. Label paling kanan menyatakan top-level domain (domain tingkat atas/tinggi) alamat www. detik.com memiliki top-level domain com (Organisasi Komersial), edu/ac (Institusi pendidikan atau universitas), org (Organisasi non-profit), net (Networks/backbone Internet), gov (Organisasi pemerintah non militer), mil (Organisasi pemerintah militer), dsb.
  2. Setiap label di sebelah kirinya menyatakan sebuah sub-divisi atau subdomain dari domain yang lebih tinggi label detik.com merupakan subdomain dari domain com.
  3. Terakhir, bagian paling kiri dari bagian nama domain (biasanya) menyatakan nama host. Sisa dari nama domain menyatakan cara untuk membangun jalur logis untuk informasi yang dibutuhkan. Nama host adalah tujuan sebenarnya dari nama sistem yang dicari alamat IP-nya. Untuk nama domain www. detik.com memiliki nama host “www”.

Sekian dulu posting saya hari ini tentang DNS, semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s